SERANG – Hari ketiga pelaksanaan babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) cabang olahraga (cabor) dayung Senin (16/12/2019), tim Banten mampu meraih medali. Tercatat, dua keping mampu diamankan.
Dari data yang berhasil di dapat, dua medali yang direngkuh dari Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, terdiri dari satu emas dan satu perunggu.
Emas disumbang Arifal di kelas kayak slalom putra. Lalu perunggu juga didapatnya dari nomor kano 1 (K-1) slalom putra.
Sekertaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Banten, Ahmad Yaman mengaku gembira.
“Alhamdulillah perasaan kami sangat senang sekali. Soalnya sudah mampu meraih dua medali,” paparnya kepada awak media.
Ia membeberkan, di kategori kayak slalom putra, Arifal dapat melaju dengan mulus dengan torehan 66.51 poin. Berbanding tipis dengan atlet Jawa Barat di peringkat dua yang mendulang 67.05 angka, kemudian Papua jauh tertinggal di posisi tiga dengan 74.4 poin.
“Ini juga sesuai dengan prediksi. Musuh Arifal pasti dari Jawa Barat dan Papua. Bersyukur sekali mampu melewatinya,” ucapnya.
Sedangkan di nomor K-1 slalom putra, lanjutnya, anak asuhnya sepertinya sudah kelelahan makanya tidak mampu tampil maksimal untuk mengejar musuh.
“Tapi tidak masalah. Yang penting, dengan dua medali tersebut, atlet dayung Banten dipastikan akan berlaga di PON XX/2020 Papua. Bahkan sesuai dengan target KONI Banten. Hanya peraih tiga besar di Pra PON yang dikirim ke Bumi Cenderawasih,” tuturnya.
Ia juga optimistis, akan ada medali lainnya. Pasalnya, masih ada atlet Banten yang berlaga. Yakni Muhammad Fajar Faturrahman di kelas K-1 putra, dan Arif di nomor K-2 putra.
“Semoga saja bisa mengikuti jejak Arifal yang mampu mengharumkan nama daerah. Ayo, kalian para patriot olahraga Banten. Pasti bisa berprestasi,” jelasnya.(muh)














