KUALA LUMPUR – Seorang anggota dewan daerah di wilayah Perak, Malaysia tengah diselidiki atas dugaan pemerkosaan. Anggota dewan ini diduga memperkosa seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang berasal dari Indonesia.
Seperti dilaporkan, Selasa (9/7/2019), identitas politikus itu tidak disebut lebih lanjut.
Namun ada menyebut bahwa politikus tersebut merupakan seorang anggota Dewan Eksekutif Perak (Exco) dari Partai Tindakan Demokratik (DAP). DAP sendiri diketahui tergabung dalam koalisi pemerintahan Pakatan Harapan, yang kini berkuasa dan dipimpin Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad.
Divisi Investigasi Seksual, Wanita dan Anak (D11) pada Bukit Aman, yang merupakan markas utama Kepolisian Diraja Malaysia, telah membenarkan bahwa tindak pemerkosaan telah dilaporkan atas seorang anggota dewan.
“Iya, sebuah laporan telah diajukan (untuk kasus ini),” sebut Asisten Direktur Utama D11, Asisten Komisaris Choo Lilly.
Diyakini laporan itu diajukan oleh korban pada kemarin. MJuga melaporkan bahwa korban mengajukan laporan ke Kantor Polisi Jelapang.
Dalam pernyataan terpisah, Ketua DAP wilayah Perak, Nga Kor Ming, menyebut tuduhan pemerkosaan ini sangat serius. Nga menegaskan bahwa pihak DAP akan memberikan kesempatan kepada otoritas terkait untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
“Partai memandang persoalan yang ada dengan keprihatinan serius,” ucap Nga yang juga menjabat Wakil Sekjen DAP.
“Karena laporan polisi telah diajukan, partai berpandangan bahwa tidak ada satupun pihak yang ada di atas hukum dan dengan demikian, kami akan menyerahkannya kepada pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh,” imbuhnya.
“Tindakan yang tepat akan diambil tergantung pada hasil penyelidikan,” tegas Nga.(detik.com)












