TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya varian baru virus corona B.1.1.529 atau yang dikenal dengan varian Omicron asal Afrika Selatan. Pasalnya telah terdeteksi muncul di beberapa negara Eropa.
Kepala Dinkes, Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengungkapkan, pemerintah daerah telah menerima instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meningkatkan kewaspadaan meski jenis varian ini masih terus diteliti lebih dalam.
“Pada dasarnya, arahan Kemenkes tidak jauh berbeda seperti saat varian Covid-19 lainnya bermunculan. Yaitu, perketat kedisiplinan 5M dan pastikan anda, keluarga dan lingkungan anda telah mengikuti vaksinasi,” papar dr Dini, Kamis (2/12/2021).
Ia melanjutkan, peningkatan kewaspadaan itu juga disertai upaya percepatan laju vaksin, terutama bagi warga yang sama sekali belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Soalnya, vaksin virus corona bisa sangat membantu seseorang agar terhindar dari penularan.
“Karena ditularkan oleh virus jadi memang mau tidak mau harus divaksinasi,” katanya.
Lanjutnya, dia pun mengimbau untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M saat berkativitas. Terlebih, mematuhi kebijakan pemerintah terkait mobilitas saat libur Natal dan Tahun Baru 2022.
“Menghadapi libur Nataru kita sama-sama tahu, telah dihantui dengan kasus Covid-19 gelombang ketiga. Hal tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus disikapi dengan bijaksana. Dengan demikian, ada baiknya ikuti aturannya. Jaga kesehatan keluarga, karena kita tau, kita sama-sama tidak mau pengetatan besar-besan kembali terjadi,” tuturnya.
Sebagai informasi, hingga sekarang capaian vaksinasi virus corona di Kota Tangerang sudah mencapai 94 persen atau 1.375.000 jiwa dan dosis dua sudah 70 persen atau 1.021.000 jiwa dari target 1.479.301.(net/muh)















