JAYAPURA – Atlet dayung Banten Arifal berhasil menyumbangkan medali perak bagi Kontingen Banten, di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Minggu (3/10/2021). Arifal menempati posisi runner-up, final nomor kayak slalom yang digelar di Teluk Youtefa, Jayapura.
Pada partai puncak, Arifal tampil all-out demi mempersembahkan medali emas pertama bagi Banten. Sayang, usahanya kandas karena hasil akhir harus puas di tempat kedua dengan catatan waktu 01.04.383 menit.
Sedangkan posisi pertama ditempati atlet dayung Jawa Barat Krisna dengan waktu 00.57.098 detik. Perunggu nomor ini jatuh ke tangan Boy Sandi dari Sumatera Selatan.
Sebenarnya, Arifal berpeluang menambah medali karena dia juga berhasil masuk final kelas kano slalom cabang olahraga (cabor) dayung. Sayang, di kategori itu, hanya menempati urutan keempat dari enam peserta final.
Emas nomor kano slalom direbut atlet Riau Novriadi. Perak disegel Ade Yoan pedayung dari Jawa Barat dan perunggu diperoleh atlet tuan rumah Papua Wolhemus Raubaba.
Pelatih dayung Banten, Ahmad Yaman mengatakan bahwa perak adalah hasil maksimal dari anak asuhannya itu. “Mohon maaf belum bisa menyumbangkan emas. Inilah hasil maksimal yang bisa Arifal berikan,” sambungnya.
Arifal menjadi andalan Banten terakhir di cabor dayung nomor canoeing. Cabor dayung masih menyisakan kelas lagi yakni perahu tradisional yang baru akan dimulai 9 Oktober mendatang. Banten akan turun di nomor-nomor 200 m, 500 m, dan 1.000 m.
Sementara itu, Banten pun menambah perolehan medali perunggu dari cabor bisbol putra. Pada perebutan tempat ketiga di Lapangan AURI Sentani, tim Banten mengalahkan Jawa Barat dengan skor 9-5.
Ini adalah raihan istimewa bagi tim Bisbol Banten. Selama keikutsertaan dalam PON, baru sekarang bisbol menyumbang medali.(muh)













