SERANG – PT Cargill terus mengembangkan program sanitasi di Kabupaten Serang. Kususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD).
Kepastian ini mencuat, saat kick off meeting proyek Prosper II Kabupaten Serang, di aula Saparudin, Setda, Kabupaten Serang, Senin (24/2/2020).
Pada acara itu, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugraha, Corporate Responsibility Cargill Lead Agung Baskoro, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Agung menjelaskan, pada prosper II, PT Cargill melakukan pendekatannya wash water sanitation hygiene. “Paling penting pembiasaan hidup sehat untuk anak SD. Kami pun sudah melakukan program seperti sekarang sejak 2016 lalu,” papar Agung kepada awak media.
Nantinya kata dia, pihak perusahaan yang dibantu oleh yayasan Care akan melihat melihat praktik sanitasi yang benar di SD bagaimana. Apalagi, rasio ketersediaan toilet di SD yang ada masih kurang.
“Sekarang rasionya masih ada di angka satu berbanding 83. Idealnya, satu toilet itu untuk 50 murid. Sehingga pola hidup sehat dan kebersihan sanitasi terjaga,” ucapnya.
Tidak hanya mengajarkan prilaku hidup sehat, pihaknya juga akan membangun sanitasi di 10 sekolah yang ada di Kabupaten Serang. Namun untuk lokasinya akan disurvei bersama Dindikbud nantinya.
“Kami juga akan memasang saluran air bila memang di sekolah tersebut belum memilikinya,” tambahnya.
Sedangkan Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Asep Nugraha menyampaikan, di 2020 punya dana replikasi lanjutan sebesar Rp 1,4 miliar untuk 14 SD.
“Tapi, harus dilihat dulu, karena ada syarat dan ketentuan. Seperti harus ada lahan dan tidak mau sanitasi ada di belakang sekolah. Sanitasi sekarang harus tampak di depan, supaya bagian memperindah sekolah,” tuturnya.
Ia berharap, program yang sudah digalakkan PT Cargill sekarang, imbasnya bisa berdampak kuat bagi masyarakat bahwa pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui langkah awal sanitasi.
Sedangkan Sekda Kabupaten Serang, Entus Mahmud Sahiri menyampaikan apresiasi yang tinggi pertama kepada PT Cargiil, karena dana CSR nya melakukan kegiatan yang membantu masyarakat di Kabupaten Serang dalam hal ini anak sekolah.
“Jadi OPD harus berkolaborasi untuk menyatukan pandangan apa yang perlu dilakukan oleh kita bersama. Berbagi peran dengan PT Cargill dan yayasan Care dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan yang meliputi banyak hal, baik aspek fisik, infrastruktur, maupun non fisik seperti gaya hidup mental, kesdasaran kesehatan masih lemah,” bebernya.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Serang bisa mengikuti langkah PT Cargill yang peduli dengan masyarakat sekitar.
“Pemkab Serang pun masih masih punya persoalan seperti kemiskinan, lingkungan, kesehatan, dan lain-lain. Nah, pemkab punya keterbatasan, tapi dengan dana CSR perusahaan bisa membantu mempercepat pembangunan IPM,” tutupnya.(muh)











