SERANG – Jelang babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) cabang olahraga (cabor) bola basket yang akan berlangsung 27 Juni sampai 6 Juli 2019 mendatang, Banten sudah memiliki amunisi. Hal itu disampaikan Anggota Bidang Organisasi Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasi) Banten, Daniel Haryatama.
Kata dia, pada akhir Maret lalu, pihaknya sudah melaksanakan dua kali tahapan seleksi. Yang pertama di daerah Tangerang dan kedua di Kota Cilegon.
“Alhamdulillah, dari pantauan, kami sudah kantongi 24 pebasket putra dan 24 pebasket putri,” papar Daniel, Senin (22/4/2019).
Dua puluh empat atlet putra diantaranya ada Revaldi Putra, Arvin (Kabupaten Tangerang), M Favian Ali (Kota Tangerang Selatan), Qori Babalas (Kota Tangerang), Tio Pamukti (Cilegon), Willy Entony (Kota Serang). Lalu di putri ada Jasmine Isabelle (Kota Tangerang Selatan), Nur Aini (Kota Tangerang), Auren (Kabupaten Tangerang), Septi Putri Aswindda (Cilegon), dan Vrezya Gisella Putri (Kota Serang).
Tapi kata pria bertubuh gempal ini, tidak semua atlet yang sudah terpilih dari hasil seleksi ikut ke Pra PON. “Akan kita pangkas jadi 12 putra dan 12 putri dalam waktu dekat. Lalu, juga akan ada seleksi lagi bagi kategori 3×3 dengan kuota empat putra dan empat putri,” ucapnya.
Yang jelas, dirinya menambahkan, Perbasi Banten akan selektif dalam memilih pemain. Kegagalan di PON XIX jadi cambuk bagi mereka. “Kan di 2016 tidak lolos ke PON meski tuan rumah Pra PON. Nah, kebetulan sekarang dipilih lagi jadi tuan rumah. Saya harap bisa memberikan yang terbaik dan tentunya sesuai target KONI Banten. Lolos peringkat tiga besar baru bisa tampil di Papua,” jelasnya.(muh)











