SERANG – Kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang 2021-2025 resmi dilantik. Prosesi berlangsung di Pendopo Bupati Serang, Kamis (27/5/2021).
Usai pengukuhan, lembaga pimpinan Badrudin itu memiliki tanggung jawab berat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Selain menyelesaikan target-target tahun sebelumnya yang belum kelar, diminta mengarap potensi zakat industri.
Hal tersebut disampaikan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah. “Jadi saya dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tentunya berharap banyak terhadap kepengurusan Baznas yang baru ini untuk menyelesaikan target-target kemarin yang belum selesai. Karena kalau dilihat potensinya, masih sangat besar dan sangat terbuka di Kabupaten Serang,” papar Tatu.
Ia melanjutkan, upaya pengumpulan zakat yang sekarang dilakukan baru sebagian besar dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Serang. “Jadi saya minta di jajaran kepengurusan ini keluar ke masyarakat terutama ke dunia industri. Kesadaran untuk berzakat seharusnya melekat seperti halnya kesadaran lainnya solat dan puasa. Apalagi zakat bagian dari rukun Islam,” ucapnya.
Pokoknya, pesannya, Baznas Kabupaten Serang harus mencari formula yang pas bagaimana agar potensi tersebut bisa dimaksimalkan. “Misalnya Baznas dengan Kemenag atau dengan pemda, kita harus seperti apa sosialisasinya supaya melekat di masyarakat. Itu bagian dari tanggung jawab masyarakat juga karena dampak dari berzakat tidak hanya hubungannya ibadah hablum minallah tapi dampak lain ini hablum minannas nya luar biasa. Persoalan umat bisa dibantu diselesaikan dengan mengkolektif dari zakat dari umat Islam. Mudah-mudahanan dengan semangat baru sekarang,” tuturnya.
Lalu, politisi partai Golkar itu pun melihat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di industri belum jalan. “Baznas harus membentuk UPZ dan ngelink langsung. Kalo tidak zakatnya, ya sedekahnya karena jumlah buruh segitu banyaknya bisa kan di galang,” inginya.
Sementara Ketua Baznas Kabupaten Serang, Badrudin siap menjalankan amanah yang diberikan kepada termasuk target-target yang ada.
“Kita akan melakukan pendekatan persuasif ya dengan cara yang elegan lah, karena gimana pun kita tau perusahaan-perusahan di Kabupaten Serang ini hampir banyak bukan orang Islam tapi non muslim. Oleh karenanya, harus ada cara bijaksana,” bebernya.(muh)















