TANGERANG – Atlet paralympic asal Kabupaten Tangerang sukses menyabet tujuh medali dari berbagai cabang olahraga (cabor) di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua. Mereka tergabung dalam Kontingen Provinsi Banten.
Tujuh medali terdiri dari satu perak dan enam perunggu. Satu perak disumbangkan cabor tenis meja kursi roda, sedangkan lima perunggu lainnya diperoleh dari cabang tenis lapangan dan satu perunggu tersisa dipersembahkan tenis meja kursi roda.
Satu-satunya perak diraih oleh Sri Rahayu setelah mengalahkan petenis meja asal Riau di kelas nasional. Selain itu, Sri pun meraih satu perunggu dari nomor elit.
“Allhamdulillah, cabor tenis meja kursi roda kategori nasional mendapat perak dan di elit menyegel perunggu. Untuk elit, melawan atlet yang masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) serta segudang pengalaman di kancah internasional,” tutur Sri yang juga merupakan Ketua Nasional Paralympic (NPC) Komite Indonesia Cabang Kabupaten Tangerang tersebut.
Sebagai informasi, Peparnas XVI 2021 yang berlokasi di Bumi Cenderawasih Papua itupun dimulai dari tanggal 2 sampai 15 November 2021. Dengan diikuti 1.985 atlet dari 33 provinsi, Sebanyak 12 cabor dilombakan. Kabupaten Tangerang sendiri mengirimkan enam atlet paralympic terbaik dengan didampingi dua official.
Lalu, Banten sukses membawa pulang satu emas, satu perak dan delapan perunggu dari Bumi Cenderawasih (julukan Papua).(net/muh)















