SERANG – Cabang olahraga (cabor) biliar kembali memastikan satu tiket lagi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. Kali ini disegel dari nomor single bola 15 putra.
Dari data yang didapat, kelas tersebut diraih Ari Apriden. Ia juga berhak atas medali perak. Sebenarnya Ari bisa saja mendulang emas. Sayangnya di partai puncak babak Prakualifikasi PON, tak mampu mengatasi perlawanan atlet dari Kalimantan Barat, Feri.
Di mana takluk dengan skor 3-5 pada duel yang berlangsung di Auditorium MNC College, DKI Jakarta, Rabu (28/8/2019).
Manajer biliar Pra PON Banten, Edy Supriatna mengaku tidak masalah. “Tidak apa-apa Ari Apriden hanya dapat perak. Yang penting bukan medalinya, melainkan kuota ke PON XX yang dicapai,” papar Edy saat dihubungi melalui telepon genggam.
Apalagi kata pria yang kerap disapa Dede oleh rekan-rekannya itu, atlet Banten mampu melenggang ke Bumi Cenderawasih (julukan Papua) sesuai target yang dibebani KONI Banten sebelum berangkat. Yakni minimal posisi tiga besar di Pra PON baru dikirim.
“Sudah di tangan kan. Jadi tak ada masalah. Berarti total hingga sekarang, ada empat atlet yang lolos. Sehari sebelumnya sudah ada Adhi Braja Falachi (bola single english billiar), Putrini Sianturi (bola single sembilan), dan Ayu Wulan Ganesha (bola single sembilan). Nanti kami genjot lagi atletnya biar di PON XX Papua mampu mendulang emas,” ucapnya.(muh)












