SERANG – Wabah virus corona yang mulai menyerang beberapa negara di Asia, membuat masyarakat khawatir tak terkecuali di Kabupaten Serang. Bahkan masyarakat di Desa Sumuranja, Kecamatan Puloampel meminta pemerintah memeriksa Tenaga Kerja Asing (TKA) di lingkungan mereka.
Hal ini disampaikan salah satu warga, Luki Sosiawan. Kata dia, di daerahnya banyak TKA yang bekerja, terutama di PT Conch Cement Indonesia (CCI).
“Untuk antisipasi, kami berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mau memeriksa TKA di sana (PT CCI). Kita tidak mau ikut-ikutan penyakit yang belum ada obatnya itu,” papar Luki kepada awak media, Selasa (4/2/2020).
Apalagi, ia menjelaskan, perusahaan yang memproduksi semen tersebut banyak mempekerjakan TKA asal Tiongkok di mana virus corona bermula. “Untuk posisi engineering ke atas dijabat oleh TKA asal China. Kami tidak tahu terkait kondisi kesehatan para TKA karena pada saat Imlek bulan lalu ada yang pulang kampung. Sebagai bentuk kewaspadaan, masyarakat di sini minta kesehatan mereka diperiksa,” ujarnya.
Selain warga sekitar, kata dia, para pekerja lokal yang berkerja di PT CCI juga mulai resah karena setiap hari bersama-sama dengan para TKA itu. “Kami mohon Dinas Kesehatan untuk segera melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap semua TKA yang ada di PT Conch. Guna memastikan apakah bebas dari virus corona atau tidak, agar warga di sini tidak ketakutan lagi,” tuturnya.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Serang Agus Sukamayadi menyampaikan, untuk pemeriksaan TKA yang ada di perusahaan-perusahaan perlu ada koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans).(muh)













