Milan – Inter Milan dipermalukan Lazio 0-1. Meski begitu, pelatih Inter Luciano Spalletti menilai hasil itu seperti kekalahan telak saja.
Melakoni lanjutan Liga Italia, La Beneamata menjamu Si Elang di Giuseppe Meazza, Senin (1/4/2019) dinihari WIB. Gelandang Sergej Milinkovic-Savic menjadi mimpi buruk Nerazzurri usai mencetak gol kemenangan timnya di menit ke-12.
Si Ular Besar gagal menciptakan gol balasan meski memiliki mendominasi permainan dan lebih agresif. Si Biru Hitam membukukan 65 persen ball possession untuk menciptakan 18 percobaan (tujuh on target), sedangkan Biancocelesti lebih efisien karena lima dari enam percobaannya mengarah ke sasaran dengan mengonversi satu gol.
Dengan demikian, persaingan lima klub untuk berebut dua slot terakhir di zona Liga Champions semakin ramai. Il Biscone menduduki peringkat ketiga dengan 53 poin cuma terpaut enam poin dari AS Roma. Sementara Aquile menempati urutan kelima dengan selisih lima poin tapi punya satu laga sisa.
“Ini pastinya sebuah kekalahan telak melawan sebuah rival langsung untuk posisi tertentu,” papar juru taktik berkepala Plontos tersebut.
“Kami mengendalikan permainan dalam waktu yang panjang, tapi tidak beruntung karena membuang-buang peluang. Kita kemudian tertinggal sehingga memungkinkan lawan fokus pada pendekatan defensif yang lebih mereka inginkan,” tambahnya.
Ia menambahkan, Biancazzurri pun mendesak ke depan dengan wing-back dan penggawa Inter kurang terorganisir. “Aquilotti selalu menciptakan peluang melawan skuat manapun dan mencetak gol dengan percobaan pertama,” sungut eks pelatih AS Roma.(detik.com)













