SERANG – Sebanyak 370 calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Serang menerima Surat Keputusan (SK) dari Bupati pada Senin (18/3/2019). Mereka terdiri dari 170 orang guru, 83 tenaga kesehatan, dan 112 tenaga teknis lainnya.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengaku sangat bersyukur. “Alhamdulillah, dengan penerimaan SK itu, tenaga-tenaga yang kosong di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus berkurang. Kan sudah ada yang mengisi,” papar Tatu.
Hanya saja, diakuinya, tetap saja Pemerintah kabupaten (Pemkab) Serang masih membutuhkan tambahan banyak PNS baru karena kekurangannya masih banyak seperti guru dan tenaga medis. “Saya berharap tahun depan pemerintah pusat kembali membuka pendaftaran PNS dan P3K, agar kebutuhan pegawai kami terpenuhi,” ucapnya.
Disingung soal kemampuan, orang nomor satu di Kabupaten Serang tidak akan meragukannya lagi. Di mana mereka sudah terseleksi dengan ketat. Yang ikut serta sejak awal total 9.990 orang dan terpilih hanya 370 orang. Pastinya memiliki kualitas dan kemampuan di atas rata-rata.
“Hanya saja jangan senang dulu. Selama enam bulan CPNS yang menerima SK akan dipantau dengan seksama. Kinerjanya bagaimana, sikap dan lainnya pun diamati. Pokoknya terikat lah sepeti PNS lainnya,” tegasnya.
Sedangkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Asep Saefudin mengungkapkan, dari 370 orang CPNS yang menerima SK ada dua orang yang mengundurkan diri.
Yang pertama dari formasi dokter. Yang bersangkutan mengundurkan diri lantaran mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi untuk mengambil jenjang spesialis. Lalu berikutnya, diminta untuk mundur saat melakukan pemberkasan karena ijazah yang dimiliki tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.
“Tapi sudah digantikan dengan urutan yang di bawahnya jadi jumlah CPNS Kabupaten Serang tetap 370 orang,” kata Asep.
Dirinya pun mengungkapkan, bila tidak ada halangan, 370 CPNS akan melakukan prakabatan. “Kita sudah koordinasi dengan Badan Diklat Provinsi Banten karena semua CPBNS harus memiliki dasar atau bekal terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan dengan real,” tutupnya.(anm)













