SERANG – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Serang 2020, Sebanyak 364 orang mengikuti seleksi tes tertulis jadi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).
Tes tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang dan dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Rekrutmen Panwascam Sulyantarudin mengatakan, tes CAT dibagi menjadi empat tahap karena fasilitas komputer yang tersedia jumlahnya terbatas.
“Tes CAT ini dilakukan sehari, mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB yang kita bagi menjadi empat sesi. Untuk satu sesinya 100 orang,” kata Sulyantarudin di SMK Nurul Huda, Baros, Jumat (13/12/2019).
Ia menjelaskan, dalam tes, peserta diberi 100 pertanyaan yang terdiri dari soal kepemiluan, wawasan kebangsaan, dan muatan lokal Kabupaten Serang.
“Untuk prosesnya berjalan lancar, cuma memang diawal-awal servernya sempat terganggu karena loginnya berbarengan tapi setelah itu berjalan lancar. Kita menyiapkan komputer 120 unit tapi yang dipakai 100 unit karena yang 200 unit untuk cadangan,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, ia mengungkapkan, pihaknya tidak mentolerir peserta yang terlambat masuk ruangan karena menyangkut kedisiplinan bakal calon anggota Panwascam.
“Yang terlambat 30 menit kami persilakan untuk masuk, tapi kalau lewat, terpaksa tidak boleh ikut tes. Untuk tahap pertama ada tiga orang yang tidak boleh ikut tes karena terlambat. Ada dari Kecamatan Baros, Carenang, dan Kecamatan Cikande,” tuturnya.
Koordinator Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Kabupaten Serang ini memastikan, selesai CAT dilakukan secara transparan dan hasilnya langsung diketahui oleh masing-masing peserta.
“Untuk tes tidak ada passing grade, semua peserta bisa ikut tes wawancara yang kita laksanakan besok (hari ini-red). Untuk peserta paling banyak dari Kecamatan Padarincang 24 orang dan Kecamatan Pontang 23 orang,” paparnya.
Dirinya menjelaskan, hasil seleksi Panwascam akan diumumkan antara 18 sampai 19 Desember setelah semua tahapan selesai diilaksanakan. “Untuk tes wawancara tanggal 14 sampai 17 Desember 2019. Setelahnya baru kita umumkan hasilnya. Kita ambil tiga orang. Mudah-mudahan Desember ini rekrutmen Panwascam selesai semua,” harapnya.
Iik Nurjanah, salah seorang peserta asal Kecamatan Cikeusal mengaku soal yang diujikan relatif cukup sulit karena menyangkut kepemiluan dan undang-undang 1945.
“Lumayan agak sulit ya, jawaban yang benar dari 100 soal hanya 35 soal. Enggak ada persiapan apa-apa. Ini baru pertama kali ikut tes Panwascam,” bebernya.(muh)















