SERANG – Mewaspadai beredarnya virus korona (2019-nCoV), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan mengunjungi beberapa perusahaan yang memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kecamatan Pulo Ampel, Senin (10/2/2020).
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi. Kata dia, langkah tersebut merupakan hasil rapat koordinasi dengan Asisten Daerah (Asda) II, Kesbangpol, Imigrasi, Disnakertrans, dan instansi terkait lainnya, Jumat (7/2/2020).
Pada kunjungannya nanti, pihaknya akan melihat sejauh mana kesiapan perusahaan terhadap pemeriksaan kesehatan TKA terutama yang berasal dari Tiongkok.
“Lalu juga para TKA akan kita periksa secara keseluruhan. Soalnya, data yang kita dapat, ada sekitar 400 TKA asal Tiongkok di Kabupaten Serang. Bertahap, yang pertama di dua atau tiga perusahaan yang ada di Kecamatan Pulo Ampel,” bebernya.
Lalu pada hari berikutnya, Dinkes Kabupaten Serang akan mengundang klinik-klinik pratama dan klinik yang ada di perusahaan untuk melakukan sosialisasi kesiapsiagaan terhadap screening kesehatan yang akan dilakukan mereka sendiri terhadap TKA.
Disinggung apakah sudah ada TKA yang terpapar virus korona, Agus mengaku belum mengetahuinya dan hingga saat ini belum ada laporan dari klinik pribadi atau perusahaan.
“Kerena untuk memastikan seseorang terpapar virus korona atau tidak, harus dialkukan pemeriksaan menyeluruh. Tidak bisa melihat dari gejalanya saja. Secara kasat mata memang seperti Ispa, tapi detailnya bukan,” jelasnya.
Sementara, Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Imigrasi Kelas I Serang, Mohamad Irfan menyampaikan, hari ini hanya rapat koordinasi saja terkait virus korona.
“Nanti kita screening dan fokusnya kepada TKA yang sudah ada di dalam Kabupaten Serang saja. Kan yang kedatangan sudah ditutup oleh pemerintah pusat. Untuk jumlahnya detailnya belum, belum tau kan baru awal jadi masih persiapan,” ungkapnya.(muh)













