SERANG – Pasca di lalap si jago merah beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mulai mencanangkan relokasi pasar Baros.
Sebab, lokasi yang ada sekarang, dinilai tidak layak karena berada di jalur utama jalan yang menghubungkan Kabupaten Serang dengan Kabupaten Pandeglang.
Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa membenarkan adanya rencana relokasi Pasar Baros meski sebenarnya sudah lama digaungkan.
Namun, ia mengaku saat ini belum bisa dilakukan cepat, karena tak ada pengadaan lahan. Akan tetapi pihaknya mengupayakan dengan menyewa lahan dan akan ditata menjadi pasar sementara, karena sekarang para pedagang sudah mulai membangun Pasar Baros kembali.
“Susah nanti kalau sudah jadi permanen, udah betah lagi,” katanya.
Pandji mengaku, Pemkab serang membutuhkan dana untuk pembangunan Pasar Baros sebesar Rp 20 miliar. Rencananya, jika anggaran tersebut sudah tersedia, pihaknya akan memulai pembangunan Pasar Baros pada 2020 setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Kalau kita punya lahan, kita bangun konstruksinya. Insya Allah mereka (pedagang) akan mau pindah,” terangnya.(net)














