SERANG – Minat baca di Kabupaten Serang masih tergolong rendah. Terbukti, setiap empat mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) disebar ke desa-desa, yang datang masih sedikit.
“Hanya dua tiga orang setiap harinya. Itu pun para pelajar tidak ada warga umumnya. Beda bila kita kirim ke sekolah-sekolah, peminatnya cukup tinggi,” papar Sekretaris DPAD Kabupaten Serang, Sarjudin.
Padahal, tujuan pusling diterjunkan setiap hari, untuk memberi akses kepada masyarakat dan mengejar ketertinggalan minat baca warga.
“Ya mau bagaimana lagi. Keadaanya seperti ini,” ucapnya.
Namun, untuk menyebarkan virus baca, Sarjudin berencana melaksanakan kegiatan pusling ke puskesmas-puskemas di Kabupaten Serang.
“Biasanya kan kalau di puskesmas banyak warga yang mengantri untuk berobat, siapa tahu sambil menunggu mereka mau membaca buku. Untuk mengajak masyarakat agar mau membaca harus ada keseriusan,” tuturnya.(muh)














