SERANG – Membludaknya peserta kejuaraan taekwondo bertajuk ‘Banten Open Taekwondo Championship’, membuat panitia menambah jadwal waktu pendaftaran. Dari rencana awal ditutup Rabu (13/3/2019), diundur jadi Jumat (15/3/2019).
Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Pengurus Provinsi taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten, Fiva Zabreno. Kata dia, panitia terpaksa melakukannya, karena ada atlet dari dua provinsi lain yang ingin ikut serta. Yakni Lampung dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Mereka meminta untuk diberi perpanjangan waktu, guna menyiapkan berkas dan syarat yang diminta panitia. Ya buat kami tidak masalah, kita tampung, tidak keberatan kok,” papar Fiva, Kamis (14/3/2019).
Ia menuturkan, hingga hari ini, setidaknya sudah hampir 500 atlet yang ikut serta. Itu belum ditambah dari Lampung dan NTB. “Syukur Alhamdulillah animonya bagus. Senang rasanya,” ucapnya.
Pria yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Provinsi Banten mengungkapkan, banyaknya peserta yang ikut, karena Banten Open Taekwondo Championship dijadikan ajang pemanasan sebelum turun di babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON).
“Kan dari 500 peserta yang sudah daftar, berasal dari lima provinsi. Seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan Jawa Tengah. Makanya, bisa jadi ajang ukur diri sebelum Pra PON,” ujarnya.
Disinggung apakah venue Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang memadai atau tidak karena peserta banyak, dirinya menekankan tidak perlu khawatir. “Lokasi yang akan dijadikan tempat pertandingan, memiliki ruang yang luas. Jadi tidak usah takut tak tertampung. Semuanya aman,” bebernya.(anm)












