SERANG – Pajak air permukaan yang selama ini belum begitu diperhatikan oleh pemerintah daerah, ternyata berpotensi meningkatkan pendapatan pajak.
Hal tersebut disampaikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cikande Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Rita Prameswari Riva’i.
Kata dia, di wilayahnya ada 31 perusahaan yang menggunakan air permukaan. Di antaranya yaitu PT Krakatau Tirta Industri (KTI), PT Indah Kiat Pulp and Paper, PT Nikomas Gemilang, PT Cipta Paperia, dan PT Berkah Manis.
“Sebenarnya potensi pajak air permukaan sangat besar sekali di wilayah kita, hanya untuk pengunaannya harus ada izin dari Balai Besar dan perhatiannya masih kalah bila dibandingkan dengan pajak kendaraan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya tidak dapat menarik pajak penggunaan air permukaan, jika belum ada izin dari pihak tekait karena bisa menyalahi aturan.
“Tidak semua perusahaan menggunakan air permukaan, hanya perusahaan yang berada di sekitar aliran sungai. Seperti Sungai Ciujung ada PT Indah Kiat dan Cipta Paperia. Lalu Cidanau ada PT KTI, dan Cidurian ada PT Berkah Manis,” ungkapnya.
Di antara perusahaan-perusahaan yang menggunakan air permukaan, terdapat tiga perusahaan yang memberikan kontribusi pajak cukup besar. PT KTI sebesar Rp 600 juta per bulan, PT Indah Kiat Pulp and Paper Rp 250 juta per bulan, dan PT Nikomas Gemilang Rp 200 juta per bulan. “Tahun 2018 target kita Rp 10,7 miliar, Alhamdulillah terealisasi Rp 11,5 miliar,” tuturnya.
Wanita yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan panahan Indonesia (Pengcab Perpani) Kabupaten Serang berjanji, ke depannya akan berkerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau Ciujung Cidurian selaku pihak yang berwenang mengeluarkan izin penggunaan air permukaan.
“Untuk memaksimalkan pendapatan pajak air permukaan, karena di 2019 di target Rp 11,1 miliar. Toh semua demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang karena sharing pajak 30 persen masuk ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang,” pungkasnya.(anm)











