TANGERANG – Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2020 mendatang, judo Banten mengklaim sudah meloloskan empat atlet. Tiket diraih usai tampil di seri Kejurnas Kartika Cup 2019 yang berlangsung di GOR Amongraga, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada akhir pekan lalu.
Dari data yang berhasil dihimpun, Banten meraih satu perak dan dua perunggu. Perak disumbang Nadia Husnia yang tampil di kelas 57 kilogram putri. Perunggu masing-masing didapat Dicky ZUlfikar dikelas 55 kilogram putra dan Syerina yang berlaga dikelas 63 kilograam putri.
Diklaim Pelatih judo Banten, Haerviner, peringkat ketiganya tidak akan goyah di posisi tiga besar meski masih menjalani satu seri kejurnas yakni Piala Kapolri pada Oktober 2019.
Tanpa kehadiran ketiganya di Piala Kapolri, ia memastikan poin mereka tidak akan tergeser oleh pesaing di bawahnya.
“Apalagi Piala Kapolri masih 50 persen jadi atau tidak. Jika batal, maka ketiga pejudo Banten ini sudah lolos. Satu tiket lainnya diraih Isti (Amanah Nuristiqomah) karena dia urutan pertama di kelasnya sampai sekarang. Isti tidak tampil karena akan menjalani try-out ke Korea bersama tim Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games XXX/2019 Filipina,” bebernya.
Seperti diketahui, tiket tampil di PON XX di Papua pada cabang olahraga (cabor) judo, berdasarkan poin yang dihasilkan dari beberapa seri Kejurnas yang telah dimulai sejak 2018 lalu.
Selain Kartika Cup, ada juga beberapa Kejurnas yang digelar Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) yang menyediakan poin untuk lolos ke pesta olahrga terbesar di Indonesia nanti. Delapan pejudo yang terbanyak mengumpulkan poinlah yang berhak tampil di Bumi Cenderawasih.(muh)















