SERANG – Pertandingan Serang Jaya versus Persitangsel yang akan berlangsung di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Minggu (4/8/2019), diprediksi akan berlangsung panas. Kedua tim akan saling sikut demi memperebutkan puncak klasemen Liga 3 Indonesia Zona Banten Grup B.
Sebenarnya, hasil laga antar keduanya nanti tidak akan berpengaruh apa-apa. Di mana baik Serang Jaya dan Persitangsel sudah memastikan tiket lolos ke putaran dua Liga 3 Zona Banten.
Hanya saja, perebutan pucuk pimpinan jadi gengsi tersendiri. Saat ini, Laskar Surosoan (julukan Serang Jaya) memimpin klasemen sementara meski sama-sama mengantongi sembilan poin dengan Persitangsel. Tapi, anak didik Dadang Kurnia itu unggul jumlah produktivitas gol.
Namun, secara rekor pertemuan, tim yang dikomandoi oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), H Muhamad lebih diunggulkan.
“Kami punya catatan yang bagus terhadap mereka (Serang Jaya). Saya lupa skornya, tapi di 2017 dan 2018 kami yang menang terus. Semoga bisa terus menjaganya di pertemuan nanti,” kata Pelatih Persitangsel, H Solihin kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).
Hanya saja, pria yang pernah melatih skuat Kabupaten Serang di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Banten tersebut akan selektif dalam memilih pemain. Di mana menuai hasil kurang memuaskan, saat melakukan dua kali rotasi di dua laga terakhir.
“Kualitas penggawa inti dengan pelapis masih timpang. Jadi saya tidak mau mengambil resiko. Starting eleven terbaik akan saya turunkan sejak menit awal, namun baru bisa diumumkan pada Sabtu (3/8/2019) sore, sembari melihat kondisi terakhir mereka,” tambahnya.
Sementara Manajer Serang Jaya, Zeka Bachdi menegaskan, tiga angka atas Persitangsel adalah kewajiban mutlak yang harus dicapai Saiful dkk. “Saya tidak mau kehilangan poin penuh. Kami harus sapu bersih kemenangan di babak penyisihan,” tekad Zeka.
Laki-laki yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Serang tersebut mewanti-wanti, harga diri Kota Serang jadi pertaruhan di perjumpaan besok siang. “Kami kan tuan rumah. Bermain di kandang sendiri, berlatih di sini, masa kalah dari tim tamu. Tidak boleh terjadi itu. Saya minta anak-anak all-out apapun yang terjadi,” pungkasnya.(muh)















