Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah berharap program Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada tahun 2020 mendatang untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, bisa lebih besar dari tahun sebelumnya. Sebab, untuk 2019 masih jauh dari harapan.
Apalagi, kata dia, Pemkab Serang banyak banyak memiliki pekerjaan rumah (PR) di mana masih fokus membangun pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peningkatan daya beli masyarakat.
“Semoga bertambah. Juga termasuk Bantuan Gubernur (Bangub). Kan PR kami banyak. Belum lagi kita ingin bangun Pusat Pemerintah Kabupaten di Ciruas dan Kragilan,” papar Tatu kepada awak media, Kamis (10/10/2019).
Tatu juga ingin, selain bankeu dan bangub, bantuan harus terimplementasi dalam bentuk anggaran atau program. Harus terimplementasi karena sebagai bukti keseriusan Pemprov Banten kepada Pemkab Serang.
“Lalu program yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa didorong ke pemprov. Seperti Dinas Perikanan ada program perberdayaan nelayan, Dinas Pertanian bantuan untuk gapoktan. Bisa kita sinergikan,” ucapnya.
Ditanya kembali jumlah bankeu maupun bangub untuk Kabupaten Serang dari tahun-tahun sebelumnya, kata Tatu masih minim. “Kalau dilihat di anggarannya masih jauh dari harapan yang kami butuhkan,” tuturnya.
Diketahui pada 2019, Pemkab Serang diberikan bantuan Rp 40 miliar dan ditambah sekarang Rp 20 miliar untuk RSUD.
“Spesifiknya untuk RSUD, kalau bantuan gubernur tetap Rp 40 miliar. Nah, ajuan tahun depan sih sama seperti yang sudah-sudah yakni Rp 50 miliar,” bebernya.(muh)












