TANGERANG – Pada hari pertama babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) cabang olahraga (cabor) taekwondo, Jumat (27/9/2019), tim Banten langsung meraih medali. Tercatat dua perak mampu diamankan.
Pada pertandingan yang berlangsung Indoor Stadium Sport Center Kabupaten Tangerang, perak bagi Banten dipersembahkan poomsae beregu putri atas nama Gena Upshari, Ina Rahma, dan Regita Adisti. Lalu keping perak lainnya didapat Labibah El Fara di nomor kyorugi kelas -73 kilogram.
Selain mendapat dua perak, baik poomsae beregu putri dan Labibah dipastikan akan berlaga di Papua tahun depan karena mengantongi tiket kelolosan. Bahkan memenuhi target KONI Banten yakni wajib tiga besar di Pra PON baru boleh dikirim ke Bumi Cenderawasih (julukan Papua).
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten, Fiva Zabreno mengaku bersyukur. Banten sudah bisa tancap gas di hari pertama.
“Alhamdulillah sekali. Kami memang tidak mau main-main di Pra-PON ini, terlebih Banten selaku tuan rumah. Kita wajib memberikan prestasi terbaik bagi daerah tercinta,” papar Fiva kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).
Sedangkan Ketua Pengprov TI Banten, Engkos Kosasih Samanhudi mengatakan, raihan medali atau tiket untuk Banten masih dimungkinkan untuk bertambah. Alasannya, Banten baru menurunkan empat atlet.
“Masih banyak atlet kami yang belum bertanding, ada 20 lagi. Jadi peluang untuk menambah tiket ke Papua sangat terbuka lebar. Yang terpenting, atlet tetap menjaga fokus dan semangat mereka,” ujarnya.(muh)













