SERANG – Momentum Hari Pendidian Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, membuat sejumlah mahasiswa di Banten gencar mengkritik persoalan pendidikan. Aksi damai pun dilakukan di Kawasan KP3B, Kota Serang hari ini.
“Kami lakukan evaluasi baik nasional maupun daerah. Kita pun masih menuntut janji kampanye Wahidin Halim-Andika yang dulu mencanangkan pendidikan bermutu. Tapi nyatanya hingga sekarang belum terealisasi,” kata salah satu mahasiswa, Abu Bakar kepada wartawan, Kamis (2/4/2019).
Abu juga menganggap, banyak syarat-syarat yang harus terpenuhi bila ingin mewujudkan pendidikan bermutu di Provinsi Banten.
“Di mana harus bisa menciptakan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis. Itu salah satu syaratnya,” ujarnya.
Pihaknya juga menilai, anggaran untuk pendidikan yang hanya 20 persen dari APBD masih jauh dari pada apa yang diharapkan.
“Banyak sekali dana yang memang lebih diprioritaskan untuk anggaran habis pakai, bukan lagi infrastuktur, seperti kegiatan birokrat di dinas. Melakukan kegiatan seminar yang tidak produktif,” pungkasnya.(yoman)













