SERANG – Sekertaris Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Didik Suhardi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, karena dinilai begitu peduli terhadap kemajuan pendidikan dan kebudayaan.
Kata dia, itu bisa tergambar jelas dengan jumlah ruang kelas yang rusak di Kabupaten Serang hanya tersisa 258 dari jumlah awalnya ribuan.
“Bila tidak ada perhatian, bagaimana bisa berkurang drastis. Saya yakin bisa selesai kok, apalagi bantuan dari pusat sangat besar. Mencapai Rp 400 miliar yang meliputi dana BOS, BIP, BOP,” tegasnya.
Sementara, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah berjanji akan terus mendukung perkembangan dunia pendidikan dan budaya.
Tatu pun mengungkapkan, akan menyelesaikan permasalahan ruang sekolah rusak maksimal pada 2021 karena memang sudah target awal.
“Nanti kita gempur dana dana bantuan pusat, daerah, dan APBD Kabupaten Serang,” pungkasnya.(anm)













