SERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten melakukan Simulasi Sispamkota di Alun-alun Barat Kota Serang, pada kegiatan tersebut diperagakan standar operasi personil pengamanan oleh TNI-Polri dalam menghadapi kerawanan Pemilu, kamis (14/3/2019).
Wakapolda Banten Irjen Pol Tomex Kuniawan mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya masih memantau segala aktifitas masyarakat jelang Pemilu. Adapun untuk simulasi yang dilakukan diikuti oleh 2.046 personil, hal ini tak lain hanya untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
“Kita akan membagi peranan dan tugas masing-masing, terutama membantu KPU dalam penyelenggaraan Pemilu. Sehingga TNI-Polri pada titik-titik tertentu di daerah-daerah tertentu yang dianggap rawan, kita lakukan pengamanan bersama,” katanya.
Tomex mangatakan, potensi titik kerawanan dalam setiap waktu akan selalu berubah. “Hanya ada beberapa titik yang tidak bisa kita sebutkan, tetapi kita sudah mengantisipasi hal itu. Baik dari ancaman bereskalasi tinggi, ancaman teror, kita ingin jaminan kemanan ini bisa kita berikan kepada masyarakat Banten,” katanya.
Tomex mengaku, pihaknya akan mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki baik Polri maupun dibantu TNI. Hal itu dikarenakan kesiapan pihaknya telah all out untuk pengamanan Pemilu pada 17 April 2019.
“Persiapan kita sudah 100 persen. Memang ada beberapa hal yang harus kita mach kembali, bagaimana penyelenggaraan Pemilu nanti. Koordinasi antara KPPS dengan linmas, petugas, dan satuan TNI yang ada di daerah. Itu yang sedang kita diskusikan, ketika terjadi hal yang tidak diinginkan apa yang harus mereke lakukan,” ujarnya.
Wakapolda Banten mengaku, pihaknya selama ini tengah mengamati situasi, kondisi, rute pergerakan, masyarakat yang akan mencoblos, sampai dengan pengamanan logistik pasca pencoblosan.
Dalam kegiatan tersebut, ditunjukan beberapa simulasi pengamanan, mulai dari penangkapan pencopet, pengamanan kampanye, simulasi pengamanan di TPS oleh TNI-Polri, pengamanan kampanye calon Presiden, simulasi penyelidikan berita hoax, pengamanan teror bom, dan pengamanan Kantor KPU dari demonstran.
Sementara Komandan Korem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno mengatakan, pihaknya akan selalu siap membantu Kepolisian Daerah Banten dalam mengamankan pemilu. Adapun untuk jumlah personil yang akan diturukan oleh Korem 064/MY, akan disesuaikan dengan kebutuhkan dari Polda Banten.
“Pada dasarnya kita ingin mengamankan pesta demokrasi ini. Apa yang dibutuhkan Polda kita bantu, tentunya sesuai dengan prosedur yang sudah berlaku. Jadi kalau permintaan personil dari TNI diminta berapapun jumlahnya, kita akan siap membantu,” kata Danrem 064/MY. (Opi)












