JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, selisih suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin semakin dalam.
Berdasar perhitungan sementara KPU yang tercantum di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU, selisih kedua pasangan hampir menyentuh level 10 juta suara. Tepatnya, Prabowo tertinggal 9,81 juta dengan Jokowi.
Suara yang masuk sudah mencapai 53,03% atau 431.353 dari 813.350 tempat pemungutan suara yang tersebar di Indonesia.
Secara keseluruhan, Prabowo mengantongi 35.517.388 atau 43,79%. Sementara Jokowi memegang 56,21% atau 45.585.860 juta.
Sebagai informasi, Situng hanya mempercepat proses informasi. Melalui Twitter resmi, KPU menegaskan bahwa Situng membantu menjadi alat kontrol, namun bukan hasil resmi yang ditetapkan KPU.
Untuk hasil resmi pemilu 2019 diumumkan paling lama 35 hari (UU No.7 Tahun 2017). Perkembangan terkini real count KPU dapat diakses melalui https://pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara/.(detik.com)











