SERANG – Liga 2 2019 mulai bergulir Sabtu (22/6/2019) ini. Namun, Perserang bakal melakoni laga perdananya Minggu (23/6/2019).
Laskar Singandaru bakal dijamu tuan rumah Sriwijaya FC. Suandi dan kawan-kawan pun diharapkan mampu mencuri poin dari bumi Wong Kito.
Kesiapan skuad pemain Perserang pun dipastikan pelatih Perserang, Jaya Hartono. Eks pemain Timnas era 90-an itu mengatakan anak asuhnya siap tempur untuk melakoni laga perdana. Dari 18 pemain yang dibawa, Jaya menyatakan seluruhnya dalam kondisi fit.
“Setelah tiba di Palembang kami mengistirahatkan pemain, besok sore baru kami akan malakukan latihan resmi,” kata Jaya.
Untuk meredam para pemain bintang yang menghuni line up Sriwijaya FC, Jaya mengaku telah menyiapkan stretegi khusus. Namun, eks pelatih Persib Bandung enggan membeberkan taktik khusus yang bakal dia terapkan besok.
“Setiap pelatih kan membawa misi dan strategi untuk menghadapi pertandingan. Termasuk untuk menghadapi Sriwijaya FC, ada strategi khusus yang nanti bisa anda lihat di lapangan,” katanya.
Yang pasti, lanjut Jaya, prinsip permainan yang dia bangun dalam sesi latihan akan diterapkan di lapangan. Pola transisi dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya bakal diterapkan demi meredam agresifitas Laskar Wong Kito yang bertanding di hadapan pendukung setianya.
“Yang penting pemain tidak boleh banyak kehilangan bola,” tegasnya.
Meski demikian, Jaya tak membebani pemain dengan target tinggi. Menurutnya, pemain hanya ditekankan untuk tampil sebaik mungkin seperti saat menjalani latihan maupun ujicoba dalam masa persiapan.
“Ini pertandingan pertama, tetapi saya yakin pemain kami cukup kuat mental dan tidak demam panggung meskipun bertanding di Palembang yang terkenal angker karena sulitnya meraih poin disini,” kata juru taktik yang musim lalu sukses mempromosikan PSCS Cilacap dari Liga 3 ke Liga 2.
Terpisah, Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi menyebut dua gelandang Perserang Serang, Banten, berbahaya. Yaitu Suandi dan Sumarna. Uniknya kedua pemain merupakan adik dari mantan pemain Sriwijaya FC, Muhammad Nasuha. Ya, M Nasuha merupakan pemain Sriwijaya FC yang ikut menghantarkan meraih gelar juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia pada musim 2007/2008.
Menurut Kas Hartadi, Suwandi dan Suwarna adalah gelandang yang berbahaya. Keduanya dinilai sudah cukup kompak di lini tengah.
“Ya, karena mereka bersudara, jadi saya kira kerjasamanya sangat baik dilini tengah. Karena mereka sudah sama-sama tahu luar dalam,” celetuk Kas Hartadi.
Meski demikian Kas Hartadi tetap yakin lini tengah Sriwijaya FC tetap dapat menguasai permainan. Duet Hapit Ibrahim dan Ryan diharapkan bisa menjadi penyeimbang dan pemotong arus serangan.
“Ya, saya melihat perkembangan Hapit luar biasa. Mudah-mudahan pada laga perdana nanti bisa tampil maksimal bersama Ryan,” tukas dia.(muh)














