SERANG – Pasca sejumlah wilayah di Banten terkena banjir bandang, pemulihan masing-masing sektor sedang digenjot. Tak terkecuali di area pertanian.
Bahkan, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Banten, Agus M Tauchid mengatakan, butuh waktu yang lumayan untuk memperbaiki lahan swah miliki warga.
“Pemulihan kontruksi sawah rusak yang terkena dampak banjir mulai dari penetapan patok sawah akibat terendam lumpur, hingga pemulihan jaringan irigasi yang tersier yang rusak, butuh waktu tiga bulan lah,” paparnya.
“Tapi dalam waktu jangka pendek ini, kami ingin pemulihan kontruksi selesai,” katanya.
Ia menjelaskan, secara umum, kurang lebih terdapat 500 hektare sawah yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor di lima kabupaten/kota.
“Yang paling banyak di Kabupaten Lebak, sebanyak 439 hektare telah dinyatakan puso karena terendam lumpur,” jelasnya.(net)













