SERANG – Para pedagang di Pasar Baros, Kabupaten Serang, menolak untuk melakukan rapid test massal yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).
Hal ini diungkapkan salah satu pedagang, Iwan Setiawan. Kata dia, penolakan terjadi karena pedagang khawatir akan kehilangan pembeli.
“Kalau di rapid test, nanti warga jadi pada takut lagi datang ke pasar. Makanya pada nolak kang,” papar Iwan ketika dihubungi awak media.
Lagipula, para pedagang saat berjualan mengkedepankan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
“Jaga jarak, pakai masker, dan menyediakan tempat cuci tangan. Dan para pedagang di sini Alhamdulillah dalam kondisi sehat-sehat saja. Kalo pedagang di sini total ada 300san,” terangnya.(muh)















