SERANG – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Serang, baik itu jalan kabupaten maupun jalan desa tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di tahun 2021.
Pasalnya, pembangunan infrastruktur jalan terutama jalan kabupaten yang sudah selesai dibangun, terbukti telah memudahkan mobilitas masyarakat serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Karenanya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang sebagai leading sektor pembangunan infrastruktur jalan terus mengupayakan pembangunan yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Serang dengan memperhatikan kualitas pembangunan tentunya.
Di bawah kepemimpinan Okeu Oktaviana ST, M.Pd dan Sekretarisnya Mohammad Hanafiah, ST, MT sesuai arahan Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah, Se, M.Ak dan Wakilnya Drs. H. Pandji Tirtayasa, M.Si, DPUPR terus berupaya menyelesaikan target pembangunan infrastruktur jalan kabupaten yang telah ditetapkan sepanjang 601,13 kilometer walaupun di masa pandemi virus corona atau Covid-19.
Untuk mengejar target itu, pada tahun ini DPUPR telah merencanakan pembangunan infrastruktur jalan kabupaten sepanjang 20,33 kilometer dan sebagian besar sudah dilakukan kontrak. “Untuk sisanya 20 kilometer kita selesaikan tahun depan,” kata Okeu.
Pada tahun 2021 juga, DPUPR akan membangun 83 ruas jalan desa yang tersebar di beberapa kecamatan dan sudah diusulkan ke Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) untuk dilelangkan. “Yang sudah kita usulkan 40 paket. Total panjangnya sekitar 30 kilometer,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, selain melakukan pembangunan infrastruktur jalan, pada 2021 terdapat tujuh paket kegiatan pembangunan jalan dengan sistem multiyear yang sudah dikerjakan sejak tahun 2020 lalu. “Untuk yang multiyear mudah-mudahan Agustus selesai semua,” harapnya.
Selain fokus membangun jalan kabupaten dan jalan desa, DPUPR akan membangun irigasi di empat titik untuk mendukung pengairan bagi petani di Kabupaten Serang. “Empat-empatnya sudah selesai tender karena di awal Februari kita sudah mengusulkan lelangnya,” ungkapnya.
Lalu, DPUPR bersiap membangun jembatan kanal di Kecamatan Tanara dan prosesnya sudah selesai tender dan telah dilakukan kontrak. “Kita pun akan membangun embung di dua lokasi, untuk lokasinya kurang hapal,” pungkasnya. (adv)















