SERANG – Pada pelaksanaan babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) cabang olahraga gulat, Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (Pengprov PGSI) Banten berencana memberangkatkan banyak atlet. Yakni sekitar 15 orang.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengprov PGSI Banten, Haryanto. Kata dia, jumlah tersebut melebihi kuota yang diberikan oleh KONI Banten. Yakni 10 orang yang terdiri dari lima atlet Pelatda Jangka Panjang (PJP) dan lima lagi non PJP.
Lima atlet PJP yakni Fauzul Adzim (kelas 60 kilogram gaya grego), Aji Hakiki (kelas 65 kilogram gaya bebas), Desi Sinta (kelas 68 kilogram gaya bebas putri), Erni Rubianti (kelas 76 kilogram gaya bebas putri), dan Rizki Aditia Dermawan (kelas 77 kilogram gaya bebas putra).
Selanjutnya, lima atlet non PJP adalah Ervin (kelas 57 kilogram gaya bebas), Amrin Dulman (kelas 74 kilogram gaya bebas), Prima Riska kelas 77 kilogram grego, Amin Wahyudi (kelas 87 kilogram gaya grego), dan Rivaldi Imam (kelas 97 kilogram gaya bebas).
“Kuota dari KONI Banten hanya 10 atlet saja. Tapi kami sudah siapkan dari jauh hari 15 orang. Saya mau, Semuanya bisa berangkat, agar peluang untuk meraih banyak tiket ke PON XX terbuka lebar,” paparnya.
Apalagi, kualitas atlet yang dimiliki cukup mumpuni. Terbukti usai menjalani try out di Jawa Tengah dan Jawa Timur beberapa waktu yang lalu, mampu meladeni atlet-atlet dari kiblatnya olahraga gulat nasional.
“Makanya, Banten itu dijuluki the big fight dan yang mampu mengimbangi kekuatan kami ada di daerah Jatim, Kaltim, Kalsel, dan Sumbar. Semoga KONI Banten bisa mempertimbangkannya untuk menambah kuota bagi gulat,” harapnya.
Disinggung waktu pelaksanaan Pra PON, dirinya menyampaikan diundur. “Awalnya Pra PON akan dilaksanakan pada 11 hingga 17 September di DKI Jakarta. Tapi, karena pada waktu yang sama ada kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) yang juga DKI Jakarta sebagai tuan rumah, dan juga ada agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, akhirnya jadwal Pra PON gulat mundur sampai November,” pungkasnya.(muh)















