SERANG – Dua paket lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Serang terancam gagal lelang pada tahun ini. Dua kegiatan tersebut, terkendala soal lahan.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Kabupaten Serang Okeu Oktaviana saat rapat Dinas Esselon 2 dan 3 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang di Aula Tb.Suwandi, Senin (22/7/2019).
Kata dia, hingga saat ini sebenarnya ada enam paket yang belum masuk. Seperti pembuatan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan (Dishub), pembangunan Puskesmas Mancak oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Tata Bangunan (DPKPTB), Ipal Komunal, PIP, pembangunan stasiun pengendalian sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan pembangunan fasos fasum di Pantai Florida.
“Untuk pembangunan stasiun pengendalian sampah dan fasos fasum Pantai Florida belum jelas. Soalnya hingga sekarang permasalahan lahannya belum beres. Padahal, tenggat pengajuan berkasnya minggu ini,” papar Okeu.
Tapi dirinya akan berusaha sekuat tenaga agar tahun ini tidak ada gagal tender atau tidak sampai terlaksana. “Bila yang pekerjaan lelang dan pengerjaanya hanya dua atau tiga bulan masih bisa dikebut. Tapi, ya soal stasiun sampah dan fasos fasum saya pun harap harap cemas. Bila tidak masuk pekan ini, ya apaboleh buat untuk tahun depan,” ucapnya.
Kepala DLH Kabupaten Serang, Sri Budi Prihasto berharap pengadaan lahan yang sedang dalam proses bisa selesai. “Awalnya lahan itu kan ada penolakan dari masyarakat. Jadi kami sosialisasi lagi. Lokasinya tidak bisa saya sebutkan namun ada di empat zona yakni utara, timur, barat, dan selatan. Luasnya seribu sampai empat ribu meter dengan slot anggaran sebesar Rp 4 Miliar,” jelasnya.(muh)












