SERANG – Jelang Lebaran tahun 2021, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang mencanangkan empat kali kegiatan Operasi Pasar (OP).
Untuk jadwalnya, pada 5 Mei 2021 di Pasar Baros, lalu tanggal 6 Mei 2021 di Pasar Anyer, tanggal 10 Mei 2021 di Pasar Kragilan dan tanggal 11 Mei 2021 di Pasar Ciruas.
OP dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Prauri, SH, S.Sos, M.Si beserta Sekretarisnya H. Dedi Arif Rohidi, S.Pd, M.Pd untuk menekan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi.
“Setiap ada kenaikan harga, saya selalu lakukan OP. Seperti daging akan kami jual Rp 130.000, daging beku Rp 90.000 dan ayam Rp 32.000,” janjinya.
Pada pelaksanaan OP sendiri, Diskoperindag bekerjasama dengan Bulog dan beberapa OPD lainnya seperti Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) untuk kebutuhan stok pangan.
Sementara Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah yang meninjau pelaksanaan OP di Pasar Baros menyampaikan harga kebutuhan pokok secara menyeluruh masih stabil.
“Yang beda agak jauh itu daging. Beda Rp 10.000 ribu dari awal Rp 130.000. Kalau ayam bedanya Rp 5.000 dari awal Rp 35.000. Lalu yang naik tinggi kacang tanah yah dari Rp 28.000 jadi Rp 32.000 per kilogram. Kacang tanah mungkin karena tradisi Lebaran,” paparnya.
Tapi, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sudah meminta Diskoperindag Distan dan DKPP terus mengagendakan OP dengan menjual kebutuhan pokok seperti daging, telur kemudian ayam untuk menekan melonjaknya harga di pasaran.
“Jangan sampai saat Lebaran kebutuhan pokok malah naik harganya. Kasihan rakyat kecil. Apalagi sekarang sedang pandemi virus corona atau Covid-19,” jelasnya. (adv)















