LEBAK – Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. Ini terjadi usai hujan lebat melanda daerah itu sejak kemarin.
Akibatnya, air sungai di Ciberang dan Cimanteung meluap. “Beruntung, banjir bandang itu tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Memed, seorang warga Cipanas, Rabu (13/5/2020).
Banjir bandang menerjang pemukiman warga tersebut tidak mengakibatkan adanya gelombang pengungsian dibandingkan bencana banjir bandang yang terjadi awal 2020.
Setelah surut, masyarakat yang terdampak banjir kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan kebersihan dari lumpur dan sampah berserakan.
Saat ini, warga setempat sudah menempati tempat kediamannya setelah luapan sungai kembali surut.
“Kami berharap warga yang terdampak banjir bandang itu dapat bantuan logistik,” sambungnya.
Camat Cipanas, Oleh Najmudin mengatakan, banjir bandang yang menerjang permukiman warga tercatat merendam 96 rumah. Tersebar di Desa Cipayung, Desa Talagahiang, dan Desa Bintangresmi. Banjir setinggi 80 sentimeter melanda pemukiman saat umat muslim melaksanakan makan sahur untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan.(net)













