PAPUA – Usai meraih dua emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, cabang olahraga (cabor) layar masih berpeluang meraih medali lainnya. Di mana dua atlet putri Banten yakni Kirana Wardojo yang turun laser radial putri dan Ratiah di kelas RSX, saat ini masih berlomba dan sementara bersaing ketat dengan atlet provinsi lainnya.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Pengprov Porlasi) Banten, Asep Yusuf Syarir membenarkan hal tersebut. Kata dia, memasuki hari ketiga, dua atlet Banten masih bersaing di papan atas klasemen. Dari hasil pengamatan atlet Banten saling mengungguli untuk meraih poin.
“Kami terus memantau perlombaan. Kedua atlet kami saling kejar dengan atlet DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Kepulauan Riau,” ucapnya.
Untuk Rara, sapaan Kirana Wardojo, memimpin di posisi pertama. Dari empat race yang dilalui, Rara tiga kali tampil sebagai juara pertama dan sekali juara kedua.
“Insyaallah kalau Rara mampu memimpin tiga race lagi di urutan pertama, potensi medali emas terbuka lebar. Karena secara postur Rara akan sulit dikalahkan di tengah angin dan ombak seperti kemarin,” ulas Asep.
Sedang Ratiah, punya kans juga mendulang medali emas seperti PON XIX di nomor RS one. Ratiah kata Asep tinggal memantapkan semangatnya untuk bisa mengalahkan dua kali juara PON nomor RSX sebelumnya.
“Karena secara postur Ratiah sama dengan lawannya. Tinggal bagaimana di laut Ratiah mengatasi musuhnya itu,” bebernya.
Namun peluang masih terbuka mengingat saat ini penghitungan nilai masih berlangsung hingga 12 seri lomba.
“Masih ada seri tersisa dan kami terus berjuang untuk berada di klasemen teratas agar bisa meraih tambahan medali dari layar. Sejauh ini kami telah meraih dua emas dan satu perunggu. Mohon doanya agar bisa menambah emas lagi,” tutupnya.(muh)















