JAKARTA – Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, sedang mempersiapkan diri menghadapi dua turnamen besar pekan depan.
Pasangan senior Tanah Air ini akan terlibat dalam ajang Malaysia Open Super 750 dilanjutkan Singapore Open Super 500. Keduanya baru saja membuat gebrakan ketika merebut gelar All England 2019, yang membuat peringkat dunia mereka naik tiga tingkat dari posisi tujuh ke urutan empat.
Namun, hasil cemerlang pada All England tidak serta-merta membuat pasangan Juara Dunia 2013 dan 2015 mematok target gelar juara di Malaysia dan Singapura, meskipun berstatus sebagai juara bertahan di Singapura.
“Target kami ke semifinal, karena persaingannya ketat sekali. Walaupun kemarin juara All England, tetapi sekarang sudah tidak di top performa di level tertinggi. Kalau beberapa beberapa tahun lalu, mungkin targetnya juara, masih segar-segarnya,” kata Hendra sembari tertawa, kepada wartawan.
“Persiapan ke Malaysia kurang lebih 10 hari, kalau untuk saya sih cukup. Idealnya ke turnamen itu dua minggu. Sekarang kan sudah tidak muda lagi. Bila dulu bisa sebulan, sekarang dua minggu sudah oke. Lalu, lebih baiknya tiap bulan ada pertandingan, supaya tidak terlalu lama nganggur,” bebernya.
Disinggung siapa saingan terberat, dirinya menuturkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. “Pesaing terberat? Banyak ya, semua saingan berat, banyak pasangan yang lebih muda dan lebih bagus. Tapi Pasti Marcus/Kevin berat untuk dihadapi karena lagi di top performance,” jelasnya.
Merah Putih sendiri diketahui akan mengirim pemain-pemain terbaik ke Malaysia Open dan Singapore Open 2019. Selain Marcus/Kevin yang merupakan ranking satu dunia, ada Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, dan beberapa atlet lain.
Kejuaraan Malaysia Open 2019 berhadiah total 750.000 dollar AS, akan dilangsungkan di Axiata Arena, 2-7 April 2019.(net)













