SERANG – Jelang babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON), kabar tak baik menyelimuti cabang olahraga (cabor) muaythai. Di mana salah seorang atlet andalan mengalami cedera.
Bahkan dari kabar yang berhasil didapat, atlet atas nama Isnawati (kelas 45 kilogram putri) yang tergabung di Pelatda Jangka Panjang (PJP) KONI Banten, harus menjalani operasi. Tulang hidungnya mengalami keretakan sehabis sparring dengan rekannya saat latihan.
“Iya sudah satu bulan ini, Iis (sapaan akrab Isnawati) mengeluh sesak nafas. Kesulitan bernafas karena kena tendang dengan Dede Gina di bagian hidung saat latihan,” papar salah satu guru beladiri Banten, Iva Ainul Wafa kepada awak media, Minggu (3/11/2019).
Makanya, beberapa hari yang lalu, Iis langsung menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara. “Untuk detailnya, silahkan ditanyakan ke Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Banten atau pelatih muaythainya langsung. Bila saya hanya guru beladirinya saja,” ucapnya.
Sementara Ketua Umum Pengprov MI Banten, Roni Alfanto membenarkan hal tersebut. Kata dia, tulang hidung Isnawati memang retak namun tidak parah.
“Insya Allah tidak ada masalah. Hanya operasi ringan saja karena kami sudah konsultasi lebih dulu dengan dokter. Katanya hanya butuh waktu dua minggu untuk proses penyembuhannya,” papar Roni.
Ia pun memastikan bahwa Pengprov MI Banten tidak akan mencari atlet pengganti untuk Iis. “Saya yakin akan cepat pulih. Toh pertandingan Pra PON masih lama yakni 6 sampai 12 Desember mendatang. Sekarang sudah dioperasi dan sebentar lagi bisa segera kembali latihan,” ujarnya
Disinggung persiapan lainnya, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kota Serang itu memastikan 15 anak didiknya dalam kondisi siap tempur.
“Tahapan anak-anak sekarang sudah masuk fase pra kompetisi. Tandanya mereka semua siap berjibaku di Pra PON nanti. Semoga kami bisa meraih banyak tiket ke PON XX/2020 Papua,” harapnya.(muh)











