SERANG – Tinggal menghitung beberapa hari lagi Indonesia genap berumur 74 tahun, berbagai macam cara masyarakat diseluruh tanah air menyambut baik datangnya hari kemerdekaan Indonesia.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Serang, menyambut kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan menggelar Pekan Olahraga (POR) antara Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan Staf Lapas, di Lapangan Olahraga Lapas Klas IIA Serang, Kamis, (8/8/2019).
Kegiatan tersebut melibatkan Staf Lapas dan WBP, diawali dengan upacara pembukaan POR yang diikuti oleh seluruh WBP dan Staf Lapas.
Mewakili PLT Kepala Lapas Klas IIA Serang, KPLP Klas IIA Serang, Askari Utomo menyampaikan rasa gembira melihat seluruh Staf dan WBP yang antusias dengan hadir mengikuti kegiatan untuk memeriahkan Rangkaian HUT RI ke-74.
“Sudah menjadi kewajiban kita memeriahkan peringatan HUT kemerdekaan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, atas nikmat kemerdekaan dan rasa terima kasih pada pendahulu kita yang memperjuangkan kemerdekaan,” katanya.
Askari menjelaskan, beragam macam perlombaan dikontestasikan seperti futsal, tennis meja, badminton, tennis lapangan dan bola voli. Serta ada perlombaan tradisional khas HUT RI seperti balap karung, makan kerupuk, dan lari kelereng untuk menghilangkan kejenuhan WBP serta meningkatkan Sportifitas.
“Sarana rekreasi pengisi waktu selama WBP menjalani masa hukuman, agar terhindar dari kejenuhan dan diharapkan juga lahir bibit atlet yang memiliki prestasi,” ujarnya.
Usai melangsungkan upacara POR dilanjutkan dengan pertandingan futsal antar Blok WBP. Sorak sorai WBP untuk menyemangati tim jagoannya pun semakin memeriahkan kegiatan POR itu.
Ditempat terpisah, Kasi Binadik Rudi Hartono selaku Ketua Panitia POR menjelaskan bahwa perlombaan tersebut akan berlangsung selama satu minggu dimulai tanggal 8-16 Agustus 2019 dan melibatkan WBP dari semua Blok beserta.
“Pembinaan Olahraga rutin kita laksanakan selama di Lapas Serang, dengan adanya perlombaan ini kami harap menjadi ajang untuk lebih memupuk silaturahmi dan kerukunan antar sesama warga binaan dan antar warga binaan dengan petugas,” pungkasnya.(Yoman)















