LONDON – Liverpool akan menjalani laga penting pada pekan terakhir Liga Inggris. Menjamu Wolverhampton Wanderers, The Reds sudah melupakan kemenangan atas Barcelona.
Di tengah pekan, Si Merah mampu melakukan comeback sensasional. Tertinggal 0-3, mereka bisa menghajar Los Cules 4-0 hingga lolos ke final Liga Champions dengan aregrat 4-3.
Manajer Angsa Merah, Juergen Klopp tidak mau pemainnya terlena menatap duel dengan Wolves. Tim akan meladeni anak asuh Nuno Espirito Santo di Anfield, Minggu (12/5/2019).
“Sebuah tantangan besar dalam bentrok nanti, karena anda mempunyai jutaan pesan dan tak ada seorang pun membahas di akhir pekan. Semuanya luar biasa, bagaimana anda bermain. Semua yang terbaik, sekarang kami akan memainkannya. Kami melawan Serigala dan tahu harus fokus,” kata Klopp.
Tapi yang jelas, lanjut juru taktik asal Jerman, tidak akan mengecilkan pencapaian pada Selasa malam. “Bila pertandingan tersebut, salah satu momen terbaik dalam sejarah sepakbola, tak cuma Liverpool saja,” terangnya.
Si Merah sekarang masih bersaing ketat dengan Manchester City untuk memperebutkan gelar juara Liga Inggris. Mohamed Salah cs ada di posisi kedua dengan raihan 94 poin, tertinggal satu poin dari The Citizens di puncak.
Tapi, penentuan pemenang bisa saja berlanjut lewat playoff, jika poin, selisih gol, dan produktivitas gol kedua klub sama. Soalnya, Liga Inggris tidak mengenal head to head.
Sekarang Si Biru Langit mencetak gol 91 kali dan The Reds 87. The Sky Blues unggul selisih gol plus 69 dan The Reds 65.
Dengan angka-angka demikian, playoff bisa terjadi jika Manchester Biru kalah 0-4 dalam lawatannya ke markas Brighton & Hove Albion. Di sisi lain, Liverpool imbang 4-4 saat menjamu The Wanderers.
Maka perolehan poin di akhir musim keduanya akan sama-sama 95. Selisih plus 65 dan produktivitas gol pun imbang 91.(detik.com)













