TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggandeng Bank BJB dan Bank BPR KR untuk memberikan buku tabungan kepada 90 ribu pelajar di Kabupaten Tangerang. Ini dalam program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Hari Indonesia Menabung.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, Syaifullah, menuturkan program yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan bagi para pelajar agar menabung.
“Jadi, program itu nantinya seperti menabung biasa, siswa bisa menyisihkan uang jajan mereka untuk nantinya masuk ke rekening tabungan,” kata Syaifullah saat di wawancara di GSG Tigaraksa, kemarin.
Nantinya, para siswa akan diberikan buku rekening supaya bisa langsung menyetorkan ke bank terkait atau pun kolektif kepada wali kelasnya.
“Semua siswa wajib mempunyai tabungan di kelas masing-masing. Nantinya, seminggu atau sebulan sekali bank terkait langsung mencatatkan pada rekening masing-masing. Sehingga, semua orang tidak merasa menabung di bank, mereka menabung di kelas tapi aksesnya ada di rekening bank masing-masing,” terangnya.
Sementara pemberian rekening ini dilakukan secara bertahap. Sekarang ada sekitar 45 ribu siswa yang bisa dijaring selama satu semester ke depan dari total 90 ribu siswa yang akan menerima rekening tabungan.
Kepala OJK Regional I DKI Jakarta dan Banten, Roberto Akyuwen menuturkan, apa yang dilaksanakan merupakan implementasi Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 26 tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung untuk mendorong setiap pelajar Indonesia memiliki rekening.
“Melalui program itu, kami mendorong para pelajar untuk terhubung dengan layanan keuangan yang ada. Kita mengedukasi lebih jauh, jika memiliki rekening nantinya akan digunakan untuk apa dan bagaimana mengelolanya,” pungkasnya.(net/muh)















