SERANG – Virus corona yang melanda Wuhan, China, berimbas kepada pelaku usaha kecil menengah di Banten. Di antaranya rumah makan atau warung tegal (warteg) dan pedagang mie bakso.
Pasalnya, sudah hampir satu bulan ini, salah satu kebutuhan mendasar masakan yakni bawang putih naik dua kali lipat. Sebelumnya diangka Rp 25 sampai Rp 30 ribu, kini naik menjadi Rp 70 ribu per kilogramnya.
“Harga bawang putih naik. Naiknya banyak, lebih dari dua kali lipat. Dari Rp 25 Ribu jadi Rp 70 ribuan,” kata salah satu pedagang mie bakso di Kota Serang, Rasim, Kamis (13/2/2020).
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab kenaikan bawang putih tersebut. Namun yang jelas imbasnya kepada keuntungannya semakin sedikit. “Saya jual mie bakso, nggak berani kalau menaikan harga kepada pelanggan. Jadi paling ukuran baksonya yang saya agak perkecil sedikit. Karena sudah satu bulan ini semua bumbu dapur naik. Bukan hanya bawang putih, tapi juga bawang merah dan cabai rawit,” ujarnya.
Senada diungkapkan oleh pedagang rumah makan alias warteg, Rukmini. Menurut dia, semua kebutuhan bumbu masakan naik dua kali lipat. Ia terpaksa menaikan semua menu makanan sampai dua ribu rupiah.(net)













