SERANG – Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV 2019 yang akan digeber mulai 16 November 2019 di DKI Jakarta, cabang olahraga (cabor) pencak silat mengemban misi kusus. Di mana menargetkan dua medali emas.
Hal itu diungkapkan oleh pelatih pencak silat pelajar Banten, Aminudin. Kata dia, apa yang diinginkan tidaklah muluk-muluk. Namun melihat peluang yang ada dan kualitas atlet silat pelajar Banten.
“Saya memprediksi, kami bisa lah mendulang dua emas. Semoga bisa tercapai,” harapnya.
Untuk kans medali di nomor mana, ia menyebut ada di kategori putra, baik di nomor tanding atau pun seni. “Peluangnya lebih besar di putra. Namun tak menutup kemungkinan putri juga bisa berbicara banyak,” ucapnya.
Disinggung membawa berapa atlet silat ke DKI Jakarta, dirinya mengungkapkan ada 11 orang. Margiarto (kelas B putra), Moh Bangkit Triwijaya (kelas D putra), Darto Wiguna dan M Nandita Rulyansyah (kelas ganda putra), kemudian ada Sarah Maulidya (kelas C putri), Sagita Indah Rahmadanti (kelas H putri), Haura Nuraziza dan Nazwah Cikal LT (ganda putri), Laras Pramudya N, Alvi Oktakurniati, dan Syifarani Dhelil (regu putri).
Pria yang kerap disapa Abah Amin oleh rekan-rekannya tersebut juga mengungkapkan, seluruh atlet sudah menjalani program pembinaan berkesinambungan sejak beberapa waktu yang lalu.
“Fisik, teknik, mental sudah oke. Tinggal pemantapan saja karena pertarungan tinggal menghitung hari,” jelasnya.
Jelang duel nanti, dirinya meminta kepada seluruh atlet untuk tak gentar menghadapi lawan di Popnas XV. Pasalnya, peta kekuatan semua daerah masih merata lantaran kategori pelajar.
“Jadi saya nilai tidak ada wilayah yang menonjol. Kans untuk jadi pemenang dimiliki semua daerah. Tinggal bagaimana mengatur strategi dan menjaga emosi di arena pertempuran nanti jadi kunci kesuksesan,” pungkasnya.(muh)















