SERANG – Pasca hampir ludes akibat dilalap api pada Minggu (10/11/2019), para pedagang yang kiosnya hangus berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bisa bergerak cepat. Di mana ingin bangunan segera dibuat kembali.
Hal itu disampaikan salah satu pedagang sembako Hendra Darmawanto. Kata dia, dirinya sudah berjualan di Pasar Baros kurang lebih 15 tahun.
“Saya menggantungkan hidup saya dari jualan di sini. Anak saya kuliah juga biaya dari juaran sembako. Sekarang semuanya ludes. Kerugian saya mencapai Rp 50 juta,” keluh Hendra saat disambangi awak media disela-sela mencari barang dagangannya yang masih bisa diselamatkan, Senin (11/11/2019).
Oleh karenanya, ia secara pribadi bersama rekan-rekan pedagang lainnya berharap, Pemkab Serang bisa segera mencarikan solusi agar bisa bertahan hidup.
“Ya salah satunya dengan membangun kembali kios yang ludes. Saya minta pemkab peduli dengan nasib orang kecil seperti kami ini,” harapnya.
Sementara Bupati Serang, Ratu tatu Chasanah menegaskan, pihaknya akan mengupayakan adanya pasar sementara untuk para pedagang.
“Mereka harus terus berdagang supaya ekonominya tak terganggu. Nanti kami akan rapat terbatas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekertaris Daerah (Sekda), dan Wakil Bupati Serang untuk menentukan langkap kongkrit ke depan bagaimana,” kata Tatu.
Tatu pun menyampaikan, akan mencoba melihat dana Tak terduga (TT) yang dimiliki Pemkab Serang masih ada atau tidak.
“Bila masih ada, akan kami salurkan untuk pedagang yang terdampak. Namun jumlahnya belum bisa saya sampaikan karena dilihat anggarannya dulu soalnya sudah mau akhir tahun,” jelasnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Serang pun ikut prihatin dengan musibah yang menimpa. “Saya dapat kabar, kebakaran pasar Baros disinyalir karena arus pendek listrik sambungan. Semoga yang terkena bisa tabah dan kuat menghadapinya,” tutupnya.(muh)











