TANGERANG – Sebanyak 58.113 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tangerang mendaftarkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 2,4 juta. Hal ini disampaikan Kabid Koperasi pada Indagkop dan UMKM setempat Yeni Yuliawati.
Kata dia, angkanya cukup banyak karena persyaratan untuk mendapatkan sokongan BPUM sangat mudah dari pemerintah pusat. Soalnya ingin membantu masyarakat yang terdampak virus corona atau Covid-19, maka syaratnya pun tidak begitu sulit hanya KTP, KK, dan foto usaha.
“Pertanggal 30 Oktober 2020 jumlah UMKM di Kabupaten Tangerang yang melakukan pendaftaran mencapai 58.113, namun data tersebut belum terverifikasi seluruhnya,” Kata Yeni Minggu (1/11/2020).
Menurutnya, jumlah pendaftar yang banyak tersebut belum sepenuhnya terverifikasi karena terpotong oleh libur panjang dan mulai hari ini pihaknya baru akan melanjutkan proses verifikasi.
“Data calon penerima BPUM yang sudah diajukan ke Kementerian sebanyak 29.389 pendaftar dan data itu akan terus bertambah setiap waktu karena proses verifikasi masih terus berjalan sampai sekarang,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengajuan dilakukan melalui email ke kementerian, lalu kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian sebelum akhirnya akan ditetapkan penerimanya.(net/muh)














