SERANG – Wali Kota Serang, Syafrudin, belum mau menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Corona atau Covid-19 di wilayahnya. Meskipun sudah ada laporan tiga warga yang positif dan satu di antaranya meninggal dunia.
“Kita kan baru meninggal satu, kemudian yang positif tiga. Jadi kategori KLB itu kan mungkin lebih dari itu kejadiannya,” kata Syafrudin kepada wartawan di Kawasan Serang Baru (KSB), Kota Serang, Kamis (16/4/2020).
Meskipun menurutnya memang sudah ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan untuk walikota menetapkan KLB. Tapi, sampai sekarang masih perlu rekomendasi da kajian lagi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengenai status KLB.
“Itu kajian dari BPBD belum masuk, dari Dinas Kesehatan sudah,” ujarnya.
Jika rekomendasi penetapan KLB oleh kedua institusi selesai, Syafrudin menyatakan setuju ditetapkan status KLB di ibu kota Banten. Untuk waktunya, ia berharap segera ditetapkan.
“Secepanya (penetapan), insya Allah,” pungkasnya.
Data dari www.infocorona.serangkota.go.id, pasien positif Corona total tiga orang dan satu di antaranya meninggal. Kategori ODP total ada 232 orang dan PDP ada delapan orang. Untuk sebaran pasien positif terkonfirmasi dari Kecamatan Cipocok Jaya dan Serang.(dtc)












