SERANG – Tak hanya menunggu bantuan dari pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat untuk melakukan proses penanganan dan pencegahan pandemi virus corona.
Yang terbaru, Pemprov Banten telah memesan sekitar 25.000 set Alat Pelindung Diri (APD) dan 150.000 rapid test. Namun sistemnya indent atau menunggu secara bertahap hingga akhir April 2020 mendatang.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Virus Corona Provinsi Banten yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, jumlah yang ada sekarang masih sangat kurang. Namun kondisi ini tidak hanya terjadi di Banten tapi seluruh Indonesia.
“Oleh karenanya, Banten tidak hanya menerima bantuan APD dari pusat, namun juga telah melakukan pengadaan APD. Tapi sifatnya indent,” kata Ati, kepada awak media, Kamis (26/3/2020).
“Semoga dengan demikian, tenaga kesehatan kita memiliki perlengkapan yang memadai dan siap jadi garda terdepan penanganan wabah yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China tersebut,” katanya.(net)













