SERANG – Pasca terpilih jadi Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Banten 2020/2024, Rita Prameswari Riva’i langsung membidik target tinggi. Di mana pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua, mengincar dua medali emas.
Kata dia, target tersebut dianggap realistis. Apalagi bila melihat hasil dan pertarungan para atlet di babak Prakualifikasi PON beberapa waktu yang lalu.
Banten mampu meloloskan sembilan atlet yakni Muhamad Subkhan, Danara dan Danang (tim compound putra), Risda, Sahara dan Ranti (tim compound putri), Ahmad Mumtaza (individu nasional putra), Arinda (individu nasional putri), dan Rayen Rafi Adi Putro (individu recurve putra).
“Kami mampu bersaing dengan atlet panahan dari daerah lain. Makanya, saya yakin dua emas bisa disegel. Harus meningkat lah dari PON XIX/2016 Jawa Barat yang mendulang satu emas,” papar Rita kepada awak media, Selasa (14/1/2020).
Untuk memenuhi harapan itu, wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Cikande pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten ini berjanji akan mengakomodir seluruh kebutuhan atlet. Termasuk menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) lebih dini.
“Insya Allah akan berusaha saya penuhi tanpa kekurangan apapuan. Saya akan berusaha semaksimal mungkin mengerahkan tenaga, pikiran, dan materi yang saya miliki agar atlet panahan Banten mampu unjuk gigi di Bumi Cenderawasih nanti,” janjinya.
Sementara salah satu sesepuh atau orang yang dituakan di dunia olahraga panahan Banten, Jaja, ingin prestasi panahan bisa meningkat. Terutama di event PON.
Pada PON XVI/2004 Sumatera Selatan, tim panahan Banten mampu menyumbang perunggu. Lalu di PON XVII/2008 Kalimantan Timur juga perunggu. Di PON XVIII/2012 Riau gagal dan di PON XIX/2016 jawa Barat dapat satu emas.
“Catatan apik yang tak boleh dihilangkan. Harus bisa dipertahankan raihan medali di PON. Syukur-syukur bisa dilampaui pada pelaksanaan di Papua nanti,” bebernya.(muh)













