Milan – Inter Milan merespons kekecewaannya di Liga Europa dengan mengalahkan AC Milan di Derby della Madonnina. Hal tersebut ditegaskan oleh Samir Handanovic.
Langkah Si Ular Besar di Liga Europa terhenti di tangan Eintracht Frankfurt. Nerazzurri tumbang 0-1 di leg kedua setelah bermain imbang tanpa gol di Jerman.
Kekalahan tersebut hampir memastikan La Beneamata bakal menutup musim tanpa gelar. Setelah gagal di Coppa Italia dan tertinggal 22 angka dari Juventus dengan sisa 10 laga Serie A.
Si Biru Hitam tidak lama-lama larut dalam kekecewaan di Liga Europa. Mereka bangkit dan memenangi laga 3-2 melawan Milan selaku rival satu kota di San Siro, Senin (18/3/2019) dinihari WIB.
Gol dipersembahkan Matias Vecino (menit 3), De Vrij (menit 51), dan Lautaro Martinez (menit 66). Sedangkan balasan tuan rumah dilesatkan Tiemoue Bakayoko (menit 57) dan Mateo Musacchio (menit 71).
“Hari Kamis adalah situasi yang darurat, itu adalah kekalahan yang buruk, tetapi kami harus mengatasinya dan bergegas untuk derby yang datang pada waktu yang tepat,” kata Handanovic.
“Kita pantas menang, semua pemain senang dan sekarang bisa sedikit istirahat. Hasrat dan karakter muncul ke permukaan, tidak semua orang bisa bermain dalam permainan yang ditampilkan saat lawan Merah Hitam,” tambahnya.
Hasil tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Il Biscone sebagai tim terbaik di Kota Mode pada musim 2018-2019. Pada pertemuan pertama, skuat besutan Luciano Spalletti menang 1-0.
“Klub menang di kedua pertemuan tahun sekarang, yang artinya menunjukkan bahwa kita lebih baik. Dan hasil yang tepat pada waktu yang tepat,” tegasnya.(detik.com)












