Milan – Inter Milan gagal mencuri kemenangan dari Juventus. Sempat unggul duluan, Nerazzurri diimbangi Bianconeri 1-1.
Si Nyonya Tua datang ke Giuseppe Meazza, Minggu (28/4/2019) dinihari WIB, dengan status juara Liga Italia 2018/2019. Hasil apa pun di laga ini tak akan berpengaruh untuk mereka.
La Beneamata sudah merepotkan pertahanan Juve di awal-awal laga. Gol di dapat pada menit ketujuh lewat Radja Nainggola.
Si Zebra baru bisa mengembangkan permainan selepas berjalan 30 menit, namun gagal menciptakan peluang yang berbahaya.
La Vecchia Signora baru bisa menyamakan skor di menit ke-62. Adalah Cristiano Ronaldo yang berhasil membuat Sami Handanovic memungut bola dari gawangnya.
Hasil imbang membuat Si Ular Besar gagal menempel Napoli yang ada di posisi kedua. Inter sekarang ada di posisi ketiga dengan 62 poin, kalah delapan angka dari Partenopei. Si Putih Hitam ada di posisi teratas dengan 88 poin.
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti kurang puas atas hasil imbang yang didapat anak didiknya karena dinilai lebih efektif dan ngotot sepanjang duel. Skuat juga dinilai main jelek pada babak kedua.
Soalnya di babak pertama bola 55 persen dan melepaskan tiga tembakan ke arah lawan. Di sisi lain, tamu hanya punya satu.
Situasi berubah di babak kedua. La Signora Omicidi mampu mengontrol permainan dan tuan rumah lebih banyak kehilangan bola menurut pelatih berkepala plontos.
“Kami memiliki kontrol pertandingan di awal hingga jeda. Mengancam dalam banyak situasi, tetapi mencetak gol tidak pernah mudah. Jadi kami harus mempertahankan tingkat kualitas tersebut dalam umpan,” tuturnya.
“Setelah jeda, kita tidak berhasil melakukannya, Juve lebih agresif dan kualitas kami kurang, lebih sering kehilangan bola. Begitu mereka mendapat sedikit ruang, kembali ke gaya terbaiknya,” sambungnya.(detik.com)













