CILEGON – Puncak arus mudik 2019 yang diprediksi terjadi pada 1 Juni, membuat PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar tak terjadi penumpukan penumpang.
Baik Sumber Daya Manusia (SDM) dan armada kapal diperbanyak. “Kita bersama-sama harus bisa mengantisipasi puncak arus mudik yang diyakini terjadi pada 1 Juni nanti. Semua sudah kita siapkan, termasuk mengoperasikan tujuh dermaga sekaligus,” kata General Manager PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak, Solikin, Selasa (28/5/2019).
Langkah selanjutnya, melakukan percepatan jadwal kapal. Di mana bongkar muat satu kapal hanya diberi waktu 45 menit. “Itu membutuhkan SDM yang banyak untuk mengaturnya dan kami sudah siap,” tegasnya.
Solikin juga mengungkapkan, pada 2019 sekarang mengoperasikan 64 armada dengan total 154 trip ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. “Jumlahnya di atas tahun lalu. Semoga bisa memperlancar arus mudik 2019,” harapnya.(Yoman)














